RETRET PESERTA DIDIK SDK LA MENNAIS 2026
– Perjalanan Iman yang Mengubah Hati
SDK La Mennais kembali menyelenggarakan kegiatan retret bagi peserta didik kelas VI pada tanggal 14–15 tahun 2026 dengan mengusung tema yang mendalam dan reflektif: “Ada Cahaya di Jalan Pulang.” Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan peserta didik, sebagai penutup masa enam tahun pembelajaran sekaligus persiapan memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Retret ini tidak hanya dirancang sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai pengalaman batin yang menyentuh hati dan membentuk karakter. Seluruh rangkaian kegiatan disusun secara terarah dan simbolis untuk membantu peserta didik melakukan refleksi mendalam atas perjalanan hidup mereka selama bersekolah di SDK La Mennais. Dalam suasana yang hening, penuh makna, dan sarat nilai spiritual, peserta didik diajak untuk melihat kembali perjalanan mereka—mulai dari langkah pertama di sekolah hingga saat mereka siap melangkah ke masa depan.
Kegiatan retret diawali dengan ritus penyadaran, di mana peserta didik diajak untuk merenungkan berbagai pengalaman hidup, termasuk kesalahan, kelemahan, dan hal-hal yang ingin mereka tinggalkan. Melalui simbol sederhana berupa kertas yang ditulisi dan kemudian dibakar, peserta didik belajar untuk melepaskan beban masa lalu dan membuka diri terhadap pembaruan hidup. Suasana malam yang hening dan reflektif semakin memperdalam pengalaman batin ini, menjadikan setiap peserta didik berani berdamai dengan dirinya sendiri.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ritus pembasuhan tangan, yang sarat makna pelayanan dan kasih. Dalam momen ini, para guru membasuh tangan peserta didik sebagai simbol pelepasan penuh cinta, sekaligus peneguhan bahwa mereka siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dengan hati yang bersih dan penuh harapan . Tindakan sederhana ini menjadi sangat menyentuh, karena memperlihatkan relasi mendalam antara guru dan peserta didik sebagai sebuah keluarga.
Puncak retret terjadi dalam ritus terang (inagurasi), di mana setiap peserta didik menerima cahaya dari satu sumber utama dan membentuk lingkaran terang bersama. Lilin yang menyala menjadi simbol iman, harapan, dan tanggung jawab baru sebagai alumni SDK La Mennais . Dalam suasana penuh haru, peserta didik mengikrarkan janji sebagai alumni, berkomitmen untuk tetap menjaga nilai-nilai yang telah mereka pelajari, serta menjadi pribadi yang jujur, rendah hati, dan penuh kasih.
Salah satu bagian yang paling menyentuh adalah kejutan kasih dari orang tua. Dalam suasana hening dan penuh emosi, peserta didik menerima surat cinta dari orang tua mereka yang telah dipersiapkan sebelumnya . Momen ini menjadi titik refleksi yang sangat mendalam, di mana peserta didik menyadari betapa besar kasih dan pengorbanan orang tua dalam perjalanan pendidikan mereka. Tidak sedikit peserta didik yang terharu dan meneteskan air mata sebagai ungkapan syukur dan cinta.
Retret ini juga diperkaya dengan pengalaman reflektif di alam terbuka melalui kegiatan “Cahaya di Atas Pasir”. Di tepi pantai saat fajar menyingsing, peserta didik diajak untuk menuliskan kelemahan mereka di atas pasir dan membiarkan ombak menghapusnya sebagai simbol pengampunan dan harapan baru . Mereka juga menyimpan doa dan harapan dalam kerang atau batu kecil sebagai simbol iman yang kokoh dan harapan yang terus hidup.
Seluruh rangkaian retret ini menunjukkan bahwa pendidikan di SDK La Mennais tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan iman, karakter, dan kedewasaan emosional peserta didik. Nilai-nilai persaudaraan, belarasa, dan tanggung jawab dihidupi secara nyata dalam setiap kegiatan, menjadikan retret ini sebagai pengalaman yang membekas dan bermakna bagi seluruh peserta.
Kepala SDK La Mennais dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa retret ini merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik menjadi pribadi yang utuh. “Kami ingin anak-anak tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga siap secara batin, memiliki iman yang kuat, serta mampu menjadi terang bagi sesama,” ungkap beliau.
Dengan berakhirnya retret ini, peserta didik tidak hanya membawa kenangan, tetapi juga membawa terang baru dalam hati mereka. Seperti tema yang diangkat, mereka pulang dengan keyakinan bahwa selalu ada cahaya dalam setiap langkah kehidupan. Mereka diutus untuk menjadi “cahaya” di mana pun mereka berada—di keluarga, di sekolah lanjutan, dan di tengah masyarakat.
Retret SDK La Mennais 2026 menjadi bukti nyata bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang menyentuh hati, membentuk karakter, dan menyalakan harapan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengakhiri masa sekolah dasar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang penuh cahaya.